XtGem Forum catalog
ANEH BIN AJAIB
Bukan sulap bukan pula sihir.Masalah yang akan saya sampaikan ini benar-benar aneh dan benar-benar sangat ajaib.Saya sudah mencoba memikirkan hal ini selama bertahun-tahun,sampai rambut saya menjadi rontok.(Entah karena benar-benar memikirkan hal ini,atau karena pusing memikirkan gaji saya yang mins 700rb he he he....)

Mungkin anda mengakui bahwa usaha pemerintah dalam hal memajukan pendidikan di Indonesia benar-benar sangat memuaskan.sarana dan prasarananya ditingkatkan terus menerus.Guru-gurunya di godok sedemikian rupa sampai mak nyuuus.Kesejahteraan guru-gurunya diperhatikan(walau sebagian guru masih ada yang menganggap ini masih wacana dan dongeng menjelang tidur)

Saya juga bisa memastikan bahwa semua guru mengajarkan hal yang baik pada muridnya.Tidak ada seorang guru pun yang mengarahkan muridnya untuk berbuat yang tidak baik(kalaupun ada....mungkin itu guru santet,atau pun semacamnya he he he)

Dan tahukah anda?ternyata usaha pemerintah dan guru dalam meningkatkan kwalitas pendidikan terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.Di sekolah diajarkan anti korupsi,setelah dewasa justru siswa yang kita bina malah melakukan korupsi.Di sekolah kita mengajarkan berbagai macam perilaku yang baik,tapi apa yang terjadi setelah siswa terjun di masyarakat?ada yang jadi perampok uang rakyat,ada yang jadi mafia hukum,ada yang jadi pejabat diktaktor dan lain-lain.

Mengapa hal itu bisa terjadi?Korupsi tidak diajarkan di sekolah,juga tidak ada universitas ataupun fakultas korupsi,tetapi mengapa banyak yang lihai dalam korupsi?

Kalau anda disuruh menjawab,mungkin akan banyak beraneka macam jawaban.Bisa saja anda menjawab bahwa korupsi itu sangat lezat,enak,gurih.Atau mungkin ada yang menjawab bahwa korupsi itu merupakan warisan dari orang-orang bermental bejat pada keturunannya.Dan banyak lagi kemungkinan jawaban yang akan didapat.

Apapun jawaban anda,yang jelas perbuatan korupsi dan perkembangannya yang cukup pesat di Indonesia membuat eneg hati rakyat Indonesia.Rakyat Indonesia sudah benar-benar merasa frustasi dalam memberantas korupsi.Bahkan reformasi yang telah terjadi di Indonesia seakan tidak berhasil memberantas korupsi.Otonomi daerah yang diharapkan menjadi salah satu alternatif mengurangi korupsi justru menambah jumlah koruptor.

Teriakan bak Tarzan kesurupan sering kita lontarkan melalui demo-demo.Kritikan sering kita lontarkan lewat tulisan atau dalam bentuk lain melalui berbagai macam media.Apa yang didapat?Kebanyakan hanya kata-kata untuk meninabobokan saja.Misalnya:"Baiklah saudara-saudara,aspirasi anda saya tampung dan akan ditindak-lanjuti".Dalam kenyataan,kita bisa jadi menanti tindak-lanjut tersebut sampai ubanan tanpa realisasi.Alasan klasik masih selalu menyertai.Misalnya:anggaran yang terbatas,masalah terlalu banyak,harus sabar dan lain sebagainya.

Beruntung rakyat Indonesia adalah keturunan orang-orang super sabar.Walau banyak yang merasa kecewa dengan oknum-oknum perusak bangsa tapi tetap sabar.Entah sampai kapan kesabaran itu dapat bertahan karena sudah sekian puluh tahun Indonesia merdeka tapi kemajuan pembangunan tertinggal oleh bangsa lain.Sampai saat ini negara kita masih bergelar "negara sedang berkembang".

Nah,apa kesalahan yang telah kita perbuat hingga terjadi hal seperti itu?Saya percaya bahwa tidak ada satu orang pun warga Indonesia yang mengharap di negara kita banyak oknum bobrok alias oknum genderuwo atau mungkin oknum vampire yg doyan menghisap darah rakyat hingga menghambat pembangunan yang sedang diperjuangkan oleh masyarakat Indonesia.Anehnya para genderuwo tersebut berkembang biak dengan sangat cepat.

Usaha pemerintah untuk membentuk akhlak yang baik ditanamkan disetiap mata pelajaran di semua jenjang pendidikan.Tapi dari sekian banyak penanaman pendidikan akhlak,tidak ada dampaknya bagi sebagian orang tertentu.

Ya amplooop...eh ya ampuuun...! Sungguh aneh bin ajaib,apa yg diajarkan tidak dilaksanakan tetapi yang tidak diajarkan dan dilarang malah dilakukan.Benar-benar keblinger...! Apapun yang kita lakukan untuk mengingatkan para genderuwo yg doyan korupsi dan bermoral bobrok tidak akan mempan selama hati mereka masih tertutup sifat rakus,sifat kampret,sifat sialan,sifat sableng dan entah apa lagi kata yang bisa dipakai untuk para oknum yang tidak punya muka.

Mohon maaf untuk bapak dan ibu genderuwo yang suka korupsi,kolusi,dan nepotisme jika sekiranya tulisan saya ini menyinggung dan menyakitkan anda.Tapi saya berkeyakinan,para genderuwo pasti tidak akan tersinggung oleh tulisan ini karena hati para genderuwo terbuat dari batu nisan.

Jika sekiranya anda termasuk genderuwo,vampire,kuntilanak atau sejenisnya,cepatlah segera sadar dan berubah pikiran.Masih banyak di dunia ini sesuatu yang halal dan bisa membuat anda bahagia.Kasihan dengan bangsa Indonesia yang sudah kelelahan dalam menanti bangsanya berjaya.Betapa kecewanya para pejuang bangsa jika melihat anda menjadi genderuwo!